Mega Bakar Semangat Pendukung ESP

"Tidak ada bagi-bagi uang yang dilakukan kader PDI Perjuangan. Jadi jika ada yang lain (kandidat lain) membagi uang, berarti itu uang hasil korupsi. Suami saya orang Sumsel, jadi aku ni pacak bahaso Palembang, wong kito galo...," ujar mantan presiden kelima RI yang orasi politiknya membakar semangat ribuan warga yang hadir kampanye ESP-WIN...

Megawati : Jangan Ada Dusta Diantara Kita

"Jangan ada dusta diantara kita. Jadi pilih nomor satu dan jangan terjual harga diri kita demi bagi-bagi uang," ujar Megawati...

Ken Zuraida Pentas Di Bawah Ampera

SENIMAN Ken Zuraida, istri almarhum WS Rendra, akan membacakan sejumlah puisi dan orasi budaya di bawah Jembatan Ampera dalam acara “Pentas Seni Suara Rakyat untuk ESP-Win”..

Eddy Santana Putra Teteskan Airmata...

Maklum saja, kedekatan dirinya dengan para ulama sudah terjalin sejak lama. Tak pelak dirinya meneteskan air mata saat melihat langsung jenazah dimandikan...

Profil H.Eddy Santana Putra

Pria kelahiran Pangkal Pinang, 20 Januari 1957 ini merupakan pemimpin yang memiliki kemampuan intelektualitas yang mumpuni, visioner, serta kesederhanaan hidup.

Tampilkan postingan dengan label Lokal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lokal. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Juni 2013

Tim ESP Temukan Penggelembungan Daftar Pemilih di Kabupaten Lahat

LAHAT - Sehari menjelang pencoblosan, tim advokasi pasangan calon GubernurSumsel Eddy Santana Putra (ESP)-Hj Anisja Djuita Supriyanto, menemukan bukti-bukti kecurangan di Kabupaten Lahat.

Kecurangan dimaksud berupa daftar pemilih ganda, dan undangan memilih hanya untuk pemilihan bupati Lahat, tanpa menyebutkan pemilihan gubernur Sumsel.

"Bukti-bukti kecurangan dilakukan secara sistematis, modus penggelembungan nama pemilih dalam DPT (daftar pemilih tetap) yang dikeluarkan KPU. Nama ganda ditemukan hampir di setiap kecamatan," kata Koordinator Tim Advokasi ESP-Win di Kabupaten Lahat, Iwan Giri, Rabu (5/6/2013).

Diungkapkannya, nama pemilih ganda dalam DPT di setiap tempat pemungutan suara (TPS) beragam, dan di antaranya mencapai 30 orang di setiap TPS. Bahkan, di sebuah TPS di daerah sulit dijangkau penggelembungan mata pilih mencapai 300 persen seperti yang terjadi wilayah pemukiman eks-transmigrasi.

Menurut Iwan Giri, mantan pengurus Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palembang, setidaknya terdapat di beberapa kecamatan yang melakukan penggelembungan mata pilih. "Kita punya buktinya, nanti bukti  temuan ini kita laporkan ke pengawas," kata Iwan Giri.

Selain itu undangan C6 KWK yang diterima warga berupa undangan ganda, serta hanya untuk memilih bupati dan wakil bupati Lahat, tanpa mengundang buat memilih gubernur Sumsel. Undangan ini jelas akan membuat bingung warga, sehingga mereka tidak akan menggunakan hak suara buat memilih gubernur.

Sekdar menyegarkan ingatan, pemilihan bupati Lahat berlangsung serentak dengan pelaksanaan pemilihan gubernur Sumsel, pada Kamis, 6 Juni 2013. Selain Kabupaten Lahat, yang berbarengan pemilihan gubernur Sumsel yakni pemilihan bupati Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin dan Empatlawang. (Tim ESP-WIN)
sumber : http://palembang.tribunnews.com/2013/06/05/tim-esp-temukan-penggelembungan-daftar-pemilih-di-kabupaten-lahat

ESP Resmikan Rusunawa Kasnariansyah Blok C dan D

 Rusunawa.jpg
PALEMBANG -- Sukses membangun Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Kasnariansyah Blok A dan B, kini Walikota Palembang, H Eddy Santana Putra (ESP) kembali meresmikan Rusunawa Blok C dan D, Rabu (5/6/2013).

Rusunawa Blok C dan D ini merupakan bangunan tipe 24 sebanyak 198 kamar dengan tarif sewa disesuaikan per lantai. Antara lain, Lantai Dasar Rp. 400.000,- /unit/bulan, Lantai 1 Rp. 295.000,-/unit/bulan,    Lantai 2 Rp. 260.000,-/unit/bulan, Lantai 3 Rp. 230.000,-/unit/bulan dan Lantai 4 Rp. 170.000,-/unit/bulan.

Pemberlakuan tarif sewa ini berbeda dengan gedung lama Rusunawa Kasnariansyah block A dan block B. Bangunan dengan tipe 21 sebanyak 96 kamar ini disewakan seharga Rp. 255.000,-/unit/bulan untuk lantai 1, Lantai 2 Rp. 225.000,-/unit/bulan, Lantai 3 Rp. 200.000,-/unit/bulan, Lantai 4 Rp. 145.000,-/unit/bulan dan untuk Ruko Rp. 335.000,-/unit/bulan.

ESP mengatakan, pembangunan Rusunawa ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Menurut dia, meski namanya Rusunawa, namun komplek hunian ini memiliki fasilitas yang tidak kalah dengan komplek lainnya. Antara lain, air bersih mengalir 24 jam, area parkir luas, kebersihan terjaga, dan tak kalah penting keamanan juga dijaga 24 jam.

"Ini komitmen Pemerintah Kota Palembang. Saya ingin seluruh masyarakat Palembang tidak ada lagi yang tidak tingga di rumah. Karena itu apa yang sudah ada hendaknya dijaga, karena ini untuk kesejahteraan kita semua," katanya.

sumber : http://palembang.tribunnews.com/2013/06/05/esp-resmikan-rusunawa-kasnariansyah-blok-c-dan-d

Senin, 03 Juni 2013

Ratusan Ketek-Speedboat Meriahkan Kampanye ESP-Win

 Ketek-meriahkan-kampanye-ESP-Win.jpg
PALEMBANG - Ratusan perahu ketek, perahu bermotor, speedboat dan jetski, ikut berpartisipasi meramaikan kampanye akbar pasangan calon Gubernur Sumsel Eddy Santana Putra dan calon Wagub Hj Anisja Djuita Supriyanto, di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB), Minggu (02/06/2013).

Ratusan perahu bergerak berarakan sambil membawa umbul-umbul dan bendera partai. Mereka terus bergerak di atas Sungai Musi (Sungai terpenjang di Sumatera atau kedua terpanjang di Indonesia setelah Sungai Barito, Kalimantan).
Hari ini merupakan kampanye terakhir dan setelah itu masa minggu tenang menjelang Pemilihan Umum gubernur Sumsel 6 Juni 2013. Kampanye kali ini dihadiri oleh Presiden RI kelima dan Ketua PDI-Perjuangan.

Eddy Santana adalah walikota Palembang dan Ketua PDI-Perjuangan Sumsel, menjadi calon dari PDI-Perjuangan dan didamping oleh Wiwiet Tatung sebagai calon wakil gubernur.
sumber :

Selasa, 23 April 2013

Eddy Santana Bertemu Warga di Bawah Jembatan Komering

Calon Gubernur Sumsel, Eddy Santana Putra, Senin (22/04/2013) malam bertemu warga di Pasar Tradisional Desa Bantan, Kecamatan BP-Peliung, Kabupaten OKU Timur.

Eddy Santana berkenalan dan memperkenalkan diri sebagai calon gubernur. Ia meminta memohon doa dan dukungan warga OKU-Timur.

Ratusan warga menyambut antusias di bangunan pasar yang diubah menjadi tempat pertemuan. Pasar tradisional ini terletak di bagian hilir Jembatan Sungai Komering.

Jembatan semula dibangun pada masa pemerintahan kolonial ini, sekarang sudah diganti dengan jembatan konstruksi baja Australia. Dan jembatan ini sudah beberapa kali putus dan ambruk akibat terjangan arus Sungai Komering.

Jembatan ini memiliki arti strategis, karena menjadi penghubung Martapura dengan kawasan pertanian Belitang. Sekaligus penghubung ruas jalan Martapura-Kayuagung.

"Jembatan ini punya arti strategis bagi masyarakat Komering dan sekitar. Sekaligus jalur distribusi hasil persawan Belitang," ujar Herlan, warga Desa Muncakkabau dan kini bermukim di Jakarta.

Sebelumnya, Senin sore, Eddy Santana bertemu dengan warga Desa Sumberagung, BK-1 Belitang. Ribuan warga eks-transmigrasi dan warga setempat menunggu kehadiran Eddy Santana yang. Disertai ustazah Hj Dedeh Rosidah alias Mama Dedeh.

Warga Sumberagung tetap betah menamti kedatangan Eddy Santana, walaupun diantaranya sudah mulai berdtangan sejak tengah hari.

Senin, 22 April 2013

ESP Dialog dengan Para Mbok Jamu

PALEMBANG - Calon Gubernur Sumsel, Eddy Santana Putra (ESP) berdialog dengan para penjual jamu, Sabtu (20/4/13). Ia menanyakan kesejahteraan pedagang jamu. 

ESP juga memperkenalkan program pembangunan rumah murah dengan sistem kredit lunak yakni Rp 10 ribu perhari. Kedepan dirinya menginginkan program yang sudah berjalan sukses di Palembang tersebut bisa dilanjutkan di Sumsel.

"Program ini sudah berjalan sejak tahun 2010. Alhamdulilah sampai saat ini kreditnya tidak pernah macet, kedepan ini yang akan saya teruskan yakni dengan membawa Sumsel CERAH yakni Cerdas, Sehat dan Sejahtera," ujarnya.

Pada peringatan hari ulang tahun asosiasi pedagang jamu gendong tersebut juga dilakukan pernyataan sikap. Para pedagang jamu gendong menyatakan berjanji ikut mensukseskan pilkada gubernur dengan memilih Eddy Santana Putra dan Wiwiet Tatung sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel periode 2013-2018.

ESP: PNS Jangan Takut


DALAM mewujudkan Sumatera Selatan ke depan yang lebih baik, sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas sangat dibutuhkan di lingkungan birokrasi.

Tapi akibat suksesi politik, SDM yang berkualitas terkadang tidak tergunakan. Oleh karena itu, calon Gubernur Sumatera Selatan periode 2013-2018, Eddy Santana Putra (ESP) menjamin tetap akan menilai SDM di birokrasi secara profesional, bukan berdasarkan kepentingan politiknya.

“Jika saya terpilih menjadi Gubernur Sumsel, saya tidak akan menempatkan para pejabat di pemerintahan berdasarkan perilaku politik saat ini. Saya akan tetap menilainya secara profesional. Sebab guna membangun Sumsel yang lebih baik di masa mendatang, kita membutuhkan SDM yang berkualitas, termasuk di lingkungan birokrasi. Jadi para PNS jangan takut,” kata Eddy Santana Putra saat ditanya wartawan mengenai adanya dugaan sejumlah birokrat yang saat ini turut membantu sosialisasi sejumlah calon Gubernur Sumsel, di Palembang, Sabtu (20/04/2013).

“Kalaupun itu benar, saya tidak menyalahkan mereka. Saya percaya sebagian mereka terpaksa melakukannya. Saya tetap menilai SDM di birokrasi berdasarkan kemampuannya. Jika saya terpilih menjadi Gubernur Sumsel, saya tidak akan menilai SDM di birokrasi berdasarkan
perilaku tersebut. Sekali lagi para PNS jangan takut,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel ini.

Eddy menilai salah satu dampak negatif dari pemilihan langsung, yakni banyak kepala daerah memilih SDM di jajaran pemerintahan berdasarkan kepentingan politik bukan berdasarkan kualitasnya, akibatnya pembangunan yang sangat dibutuhkan masyarakat terkadang tersendat-sendat atau tidak focus.

“Perilaku seperti itu sudah harus ditinggalkan,” kata Eddy.

Eddy Santana Dicegat di Komering

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Calon Gubernur Sumsel, Eddy Santana Putra, Senin (22/04/2013) siang, menyusuri jalan menuju kota Martapura, Kabupaten OKU-Timur.

Rombongan nyaris berhenti setiap desa, karena kader partai dan pendukung calon gubernur nomor urut 1 (satu) ini telah berjejer di posko-posko pemenangan pasangan Calon Gubernur ESP-Win.

Kader dan pendukung yang mengetahui kunjungan Eddy Santana yang disertai Ny Hj Eva Santana, di sepanjang Jl Kopmering (Kayuagung-Martapura), menyatakan ingin bertemu langsung dengan calon gubernur Sumsel.

Konvoi kendaraan rombongan, hampir berhenti di setiap desa. Di Desa Gunungjati dan Desa Ulakbaru, Kecamatan Cempaka, berhenti cukup lama.

Di posko membangun tenda khusus untuk menyambut kedatangan Eddy Santana Putra.

Di Desa Ulakbaru, Eddy Santana sempat mendengarkan suara masyarakat.

Juru bicara warga menyampaikan dukungan dan meminta perhatian khusus untuk meningkatkan pendapatan warga desa.

Menurut rencana, menjelang tengah hari seharusnya rombongan sudah berada di Belitang. Namun hingga pukul 13.00 Eddy Santana yang datang bersama Ustazah Hj Dedeh Rosidah alias Mama Dedeh, masih berada di Desa Ulakbaru.

Wiwiet Tatung Yasinan Bersama Anak Yatim

PALEMBANG - Calon Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Anisdja Djuita Supriyanto, yang akrab dipanggil Wiwiet Tatung menghadiri yasinan bersama ulang tahun Apri Reza Fachtoni yang akrab disapa Toni Tatung, adiknya yang memasuki usia 54 tahun.

Yasinan ini berlangsung hikmat di kediaman Toni Tatung yang berada di Jalan Talang Semut Nomor 24 Palembang ini dihadiri anak yatim yang berasal dari empat panti asuhan di Palembang.

Masing-masing Panti Asuhan Mahabatul Ummi, Al Hikmah, Al Farhan, dan Fatonah yang berada Cambai Agung Palembang dan Bukit Besar Palembang.

Sebelumnya pada pukul 00.00 tadi malam Eddy Santana Putra (ESP) bersama tim pemenangannya memberikan ucapan selamat atas ulang tahun Toni.

Toni Tatung merupakan putra ke lima dari sembilan bersaudara pasangan Syamsul Bahri Oemar dan Hj Delima. Dia lahir di Palembang, 22 April 1959 silam.

Toni yang menikah dengan Novita Yuliesty itu dalam sambutannya mengucap puji syukur kehadirat Allah SWT atas nikmat yang telah diperolehnya selama ini.

Terhadap pencalonan kakaknya sebagai Wakil Gubernur Sumsel mendampingi ESP, Toni mengatakan dirinya dan keluarga besar akan mendukung jiwa dan raga atas pencalonan tersebut.

Kamis, 04 April 2013

ESP Tepis Isu Penggusuran Perkuburan Talangkerikil

PALEMBANG - Walikota Palembang Ir H Eddy Santana Putra (ESP) menepis isu bakal adanya penggusuran Pekuburan China Talangkerikil.

"Wah itu nggak bener, isu itu orang tidak bertanggungjawab. Kita ini bahkan mau tambah-tambah lagi. (Pekuburan) kurang di Palembang ini. Seperti Hindu sudah saya kasih kuburan. Komplit semua sudah siap. Di Gandus, Sako. Jadi warga Sako tidaak perlu ke Kebunbunga. Yang di Gandus, cukup di Gandus. Nanti kita cari tempat lain. Ada Sukarami kan di Talangjambe," kata Eddy Santana didampingi Bunda Eva saat menyambangi panitia dan peziarah yang merayakan Cengbeng hari terakhir di Pekuburan China Talangkerikil, Kamis (4/4/2013).

Cagub Sumsel yang juga Ketua Umum PDI-P Sumsel ini mengaku kehadirannya sekadar wujud perhatian kepada warga keturuan Tionghoa yang merayakan Cengbeng.

"Hanya ingin melihat dulur-dulur kito, teman-teman keturunan Tionghoa yang mengadakan acara Cengbeng. Cengbeng itu membersihkan makam dan mengenang leluhur keluarganya. Maknanya itu. Saya lihat kondisinya baik, aman dan ini hari terakhir Alhamdulillah saya sempatkan datang ke sini, mudah-mudahan pelayanannya makin makin," papar Eddy.

"Kalau dulu. Jalannya jelek, mereka bangun gotong-royong. Saya juga bangun yang situ. Yang rusak kita benari. Tempat parkirnya bagaimana, semua kita tata bagus. Toilet, lampu, sehingga teman-teman yang punya makam keluarga di sini bersama dinas terkait untuk mengadakan penghijauan. Jadi enak teduh," tambah Eddy.

Penulis : Abdul Hafiz

ESP-Bunda Eva Dikerubuti Warga (Foto)

Walikota Palembang Ir H Eddy Santana Putra MT dan Bunda Eva dikerubuti ibu-ibu di Kelenteng Utama Pos 1 panitia Cengbeng pada hari terakhir di Pekuburan China Talangkerikil, Kamis (4/4/2013).

Penulis : Abdul Hafiz
Sumber: Sripoku.com

ESP-Romi Tinjau Bus Air

PALEMBANG - Walikota Palembang yang juga calon gubernur Sumsel H Eddy Santana Putra (ESP) didampingi Wakil walikota juga calon Walikota Palembang H Romi Herton meninjau bus air Transmusi di samping pangkalan speed boat, di bawah Jembatan Ampera 16 Ilir Palembang, Kamis (4/4/2013).


Bus ini akan melayani masyarakat mulai hari Senin sampai Jumat mulai pukul 07.30 hingga 17.30.

Rute layanan yaitu melalui koridor 1 yakni Dermaga 16 Ilir singgag di Dermaga Tangga Buntung, Dermaga 3/4 Ulu, Dermaga Kampung Kapitan, Dermaga 7 Ulu dan kembali ke Dermaga 16 Ilir Palembang.

Untuk koridor II dari Dermaga 16 Ilir, Dermga Pulau Kemaro, Dermaga Civo, Dermaga Lawang Kidul, Dermaga 10 Ulu, Dermaga 7 Ulu kembali ke Dermaga 16 Ilir.

Sumber: Sripoku.com

Jumat, 29 Maret 2013

ESP: Masyarakat Jangan Mudah Terpancing Isu

PALEMBANG - Calon Gubernur Sumsel, Ir H Eddy Santana Putra MT (ESP), Jumat (29/3/2013), meninjau lokasi kebakaran di kawasan pasar Cinde.Pada kesempatan itu, ESP berpesan kepada masyarakat untuk tidak mudah terpancing isu.
 
"Saya berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan isu kesengajaan. Kejadian ini adalah musibah sehingga kita harus bisa mengambil hikmah dari kejadian ini," ungkap Walikota Palembang tersebut.

ESP mengatakan, pemerintah kota akan segera mengambil tindakan untuk melakukan perbaikan.

"Penataan akan terus dilakukan sehingga masyarakat setempat bisa kembali melanjutkan aktivitas mereka," ungkap dia.

Tak hanya itu, ESP juga berjanji akan segera melanjutkan perbaikan khususnya untuk sekolah madrasah yang ikut terbakar.

"Kita akan carikan jalan keluar dari permasalahan kebakaran yang terjadi. Bagi anak kelas 6 bisa diikutkan ke sekolah lain ketika akan mengikuti ujian. Sementara siswa lainnya mengungsi di masjid dekat puing kebakaran," ujar ESP.

TIM MEDIA ESP-Win

Warga Korban Kebakaran Cinde Ngadu ke ESP

PALEMBANG - Musibah kebakaran yang terjadi kemarin malam dan menghanguskan puluhan kios barang loak di Pasar Cinde.
Peristiwa itu menyebabkan para pedagang mengadu ke Walikota Palembang, Ir H Eddy Santana Putra MT (ESP), Jumat (29/3/2013).
Salah seorang pedagang terlihat mengadukan nasibnya kepada orang nomor satu di Palembang itu.
Menurutnya, lapak yang menjadi sumber pencariannya selama ini ludes dilalap api.
"Tolong kami pak. Abis galo pak dagangan aku. Cak mano nak makan sekarang," keluhnya pada ESP.
Mendengar hal itu, ESP berupaya menenangkan seraya menjanjikan kemudahan untuk melanjutkan usahanya kembali.
"Tenang bae, kagek kito bantu carike jalan keluarnyo. Yang penting harus tetap semangat dan jangan mudah nyerah, harus mulai lagi usaha dari awal," ungkapnya menenangkan warga di lokasi kebakaran.

 
TIM MEDIA ESP

Pemkot Bahas Permasalahan Banjir


PALEMBANG - Walikota Palembang, Ir. H. Eddy Santana Putra, MT, yang membuka secara langsung kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (musrenbang) Kota Palembang tahun 2013 dan rencana kerja Pemerintah Kota (pemkot) Palembang  tahun 2014, yang berkelanjutan menuju Palembang kota sehat dan sejahtera pada hari Rabu (20/3) di Hotel Swarna Dwipa mengatakan, dalam program kerja percepatan pembangunan ini, Pemkot Palembang fokus pada masalah kesehatan, pendidikan dan pembangunan infrastruktur  untuk penanggulangan banjir.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Palembang dinilai baik apabila tiga sektor pembangunan utama sudah terpenuhi, yaitu; kesehatan, pendidikan dan perekonomian, khususnya untuk perekonomian yang berkaitan dengan infrastruktur yang bagus, seperti fasilitas umum, jalan, dan penanganan banjir. Eddy menjelaskan musrenbang yang dibahas setiap awal tahun ini guna menyerap aspirasi masyarakat, yang dipadukan dan dibahas untuk rencana program kerja pemerintah kota Palembang, sehingga ke depannya bisa menjadi raperda. Rencana pengembangan kota Palembang selama ini terkendala pada anggaran yang terbatas, khususnya penanggulangan banjir. Sementara, dana yang dibutuhkan sebesar Rp. 100 miliar untuk penanggulangan banjir agar infrastruktur dapat berjalan dengan baik. Ia menambahkan dana pembangunan ini harus didukung  APBN dan APBD Provinsi, pihaknya telah mendapatkan bantuan dari Balai Besar Sungai yang angkanya mencapai Rp. 10 miliar.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palembang, Syafri Nungcik menambahkan, rancangan kerja terkait usulan APBD dan APBN dari setiap SKPD dan kecamatan akan ditindaklanjuti dalam Musrenbang.

Tim Media ESP

Rabu, 27 Maret 2013

Pemkot Palembang rencanakan bangun dermaga baru

Palembang- Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas perhubungan kota setampat berencana membangun dermaga baru, untuk meningkatkan fasilitas pendukung transportasi air disepanjang sungai musi.
Kepala Dinas Perhubungan kota setempat Masripin, di Palembang, selasa mengatakan rencana pembagunan dermaga baru tersebut telah di usulkan ke Pemerintah pusat, karena di nilai sudah mendesak untuk meningkatkan layanan kepada warga setempat.

Saat ini sebanyak 25 unit dermaga dinilai belum mampu mengoptimalkan pelayanan transportasi air di daerah itu,katanya.Menurut dia, setidaknya 15 untit dermaga baru yang dibangun di sejumlah kawasan seperti tangga takat dan tangga buntung.

Dermaga itu menjadi kebutuhan untuk menunjang transportasi sungai yang kini terus dikembankan pemerintah kota setempat.
Ia mengatakan akibat belum tersedianya dermaga yang memadai banyak kapal yan bersandar pada sembaran tempat.
Karena itu, sejumlah lokasi tempat bersandarnya kapal tersebut tidak beraturan dan penumpang kapal pun sulit untuk naik turun dikawasan bukan dermaga.

Dia mengharapkan, pengajuan tambahan pembangunan terealisasi, sehingga akan meningkatkan mobilisasi kendaraan air yang sampai kini masih menjadi sarana transportasi utama warga tepian sungai.

Seblumnya Walikota Palemban Eddy Santana Putra mengatakan, kalau secara bertahap pihaknya menargetkan penambahan dermaga sebagai fasilitas pendukung transpotasi sungai.

Sungai musi merupakan urat nadi bagi warga kota pempek (sebutan kota Palembang-Red) dan juga menjadi ikon wisata di daerah itu, katanya.
Eddy menambahkan, upaya mendorong tersedianya fasilitas bagi masyarakat dan wisatawan terus mereka lakukan sehingga mendukung perekonomian dan pariwisata di kota yang tengah-tengahnya dialir sugai musi itu. Hal itu tentuntnya akan berdampak pada beragam sektor baik perdangangan, wisata maupun bidan lain.

Pemkot setempat juga telah mengintegrasikan moda transpotasi darat, sungai dan udara guna memudahkan masyarakat menikmati fasilitas umum dengan harga terjangkau. katanya.

Sumber: Antara Sumsel


Selasa, 26 Februari 2013

Fraksi PDIP Melayat

Wakil Ketua DPRD Sumsel dan Anggota Fraksi PDIP Melayat

PALEMBANG - Wakil Ketua DPRD Sumsel, MA Gantada dan sejumlah anggota dewan seluruh Fraksi PDI-P Sumsel, melayat ke RS Hermina tempat Ikman Goring mengembuskan napas terakhir.

Ikman adalah Wakil Ketua Komisi-V DPRD Sumsel, meninggal dunia Selasa (26/02/2013) sekitar pukul 10.30. Almarhum meninggalkan seorang isteri dan tiga anak yang sudah remaja.
Ketua DPD PDIP Sumsel Eddy Santana Putra (kedua dari kanan) dan Wakil Ketua DPRD Sumsel MA Gantada (berkacamata hitam) melayat almarhum Ikman Goring.
Bendahara PDI-P Sumsel ini meninggal setelah dirawat di Rumah Sakit Hermina sejak Senin malam.

Sebelumnya Walikota Palembang Eddy Santana Putra, melayat ke rumah sakit beberapa saat setelah menerima kabar duka dari keluarga besar PDI-P.

Ia dibawa ke rumah sakit setelah berbicara dalam rapat DPD PDI-P Sumsel. Ikman merasa pusing dan sempat dibimbing keluar ruang, dan kemudian dibawa ke ruang Emergency yang terletak sekitar 50 meter dari kantor PDI-P yang sedang sibuk peneyelenggaraan Pilkada Sumsel.

Sampai selepas tengah malam, kondisi almarhum sebenarnya membaik. Namun sejak Selasa pagi, kondisinya mulai memburuk.
Penulis : Sutrisman

ESP Melayat Almarhum Ikman Goring

PALEMBANG - Ketua DPD PDI-P Sumsel yang juga Walikota Palembang H Eddy Santana Putra (ESP) melayat almarhum anggota DPRD Sumsel, Ikman Goring (50), meninggal dunia Selasa (26/02/2013). Almarhum meninggalkan seorang isteri dan tiga anak yang sudah remaja.
ESP (kedua dari kanan) melayat almarhum Ikman Goring
Bendahara PDI-P Sumsel ini meninggal setelah dirawat di Rumah Sakit Hermina sejak Senin malam.

Ia dibawa ke rumah sakit setelah berbicara dalam rapat DPD PDI-P Sumsel.

Ikman merasa pusing dan sempat dibimbing keluar ruang dan kemudian dibawa ke ruang emergency yang terletak sekitar 50 meter dari kantor PDI-P yang sedang sibuk peneyelenggaraan Pilkada Sumsel.

Sampai selepas tengah malam, kondisi almarhum sebenarnya membaik. Namun sejak Selasa pagi, kondisinya mulai memburuk.

Penulis : Sutrisman
Editor : Erwin Hafidiansyah

Sabtu, 23 Februari 2013

ESP: Jamsostek Kewajiban Pengusaha

PALEMBANG-Walikota Palembang Eddy Santana Putra (ESP) mengingatkan seluruh pengusaha di Palembang untuk mendaftarkan pekerjanya di Jamsostek.

"Adalah kewajiban pengusaha mendaftarkan pegawainya masuk Jamsostek," kata ESP kepada wartawan usai menghadiri Costumer Gathering Jamsostek di Hotel Aryaduta, Jumat (22/2/2013).

Dari data Jamsostek dari sekitar 800 ribu tenaker hanya 109.000 diantaranya yang telah terdaftar di Jamsostek di Sumsel. Atau, hanya 3 ribu dari sekitar 7 ribu perusahaan yang beroperasi di Bumi Sriwijaya.

"Sumsel harus didorong lagi. Harus didorong terus untuk ikut Jamsostek termasuk pekerja di sektor informal," ujarnya.

Walikota Palembang dua periode ini menargetkan tak hanya sebuah perusahaan atau pengusaha dengan jumlah pekerja minimal 10 orang yang terdaftar di Jamsostek.

"Di bawah 10 orang juga harus diperhatikan, ini tugas kita pemerintah dan Jamsostek menerapkannya. Termasuk dari serikat pekerja yang harus lebih aktif," sebutnya.

Kepada perusahaan atau pengusaha yang membandel, ESP hanya berharap Jamsostek tak berhenti menggelar sosialisasi pentingnya sebuah jaminan ketenagakerjaan.

"Ya mereka (pengusaha/ perusahaan-red) harus diberi pengertian, dan Jamsostek sendiri tidak boleh berhenti sosialisasi," tukasnya.

Sumber Klik Disini

Rabu, 20 Februari 2013

ESP Resmikan Taman Kupu-kupu Gandus

PALEMBANG - Walikota Palembang H Eddy Santana Putra (ESP) didampingi Eva Santana Putra, secara simbolis meresmikan Taman Kupu-kupu Gandus Palembang, Selasa (19/2/2013).
Walikota Eddy Santana Putra yang meresmikan dengan menandatanganii prasasti Taman Kupu-kupu Gandus di Kecamatan Gandus Palembang, Selasa (19/2/2013).
Taman Kupu-kupu yang diresmikan berada di kawasan area perkantoran Dinas Pertanian Perternakan dan Kehutanan (DP2K) Kota Palembang di Kecamatan Gandus Palembang.

"Kupu-kupu perlu dilestarikan, agar anak dan cucu kita bisa merasakan dampaknya ke depan kelak. Tujuan Taman kupu-kupu yakni mendorong betapa pentinganya menjaga lingkungan," ujar Kepala DP2K Kota Palembang, Sudirman Tegoeh,


Taman yang berukuran lebih kurang 20 x 20 meter, Taman Kupu-kupu Gandus yang diresmikan Walikota Palembang Eddy Santana Putra merupakan taman kupu-kupu yang kelima ada di Indonesia.

Taman Kupu-kupu Gandus, berlokasi di kawasan area perkantoran Dinas Pertanian Perternakan dan Kehutanan (DP2K) Kota Palembang di Kecamatan Gandus Palembang.

Terdapat ratusan kupu-kupu dari 11 jenis kupu-kupu yang dilestarikan.

"Kalau di Pulau Sumatera Taman Kupu-kupu ada dua yakni di Lampung dan di Palembang saat ini," ujar Sudirman Tegoeh selaku Kepala DP2K Kota Palembang

Rabu, 06 Februari 2013

ESP Teteskan Air Mata

ESP Teteskan Air Mata Saat Lihat Jenazah Almarhum Kyai Zawawi Dimandikan



PALEMBANG - Walikota Palembang Ir Eddy Santana Putra MT (ESP) melepas kepergian ulama ternama di Palembang, Rabu (6/2/2013), di Keluruhan 1 Ilir Kecamatan IT II Palembang.
Calon Gubernur Sumsel tersebut melihat langsung prosesi pengkafanan KH Abdullah Zawawi Anwar.

ESP yang datang sekitar pukul 13.00 WIB, disambut hangat oleh keluarga almarhum serta warga IT II, juga Camat IT II. 

Maklum saja, kedekatan dirinya dengan para ulama sudah terjalin sejak lama. Tak pelak dirinya meneteskan air mata saat melihat langsung jenazah dimandikan.

Almarhum merupakan salah seorang ulama ternama yang masih tersisa, wafat Selasa (5/2/2013) pukul 16.00 WIB di RSMH Palembang. 
Eddy Santana Putra bermasyarakat melayat di rumah Almarhum Kyai Zawawi
ESP meminta keluarga sabar, sebab kehilangan ulama besar di Palembang. Selain melihat langsung prosesi pemakaman, dirinya juga melongok liang lahat yang digali tepat di sebelah Masjid  Sultan Agung.

ESP juga sempat berdoa di makam Sultan Agung yang berada di kompleks pemakaman, KH Abdullah Zawawi Anwar.

Pengirim:
Tim Media ESP

Langganan