Mega Bakar Semangat Pendukung ESP
"Tidak ada bagi-bagi uang yang dilakukan kader PDI Perjuangan. Jadi jika ada yang lain (kandidat lain) membagi uang, berarti itu uang hasil korupsi. Suami saya orang Sumsel, jadi aku ni pacak bahaso Palembang, wong kito galo...," ujar mantan presiden kelima RI yang orasi politiknya membakar semangat ribuan warga yang hadir kampanye ESP-WIN...
Megawati : Jangan Ada Dusta Diantara Kita
"Jangan ada dusta diantara kita. Jadi pilih nomor satu dan jangan terjual harga diri kita demi bagi-bagi uang," ujar Megawati...
Ken Zuraida Pentas Di Bawah Ampera
SENIMAN Ken Zuraida, istri almarhum WS Rendra, akan membacakan sejumlah puisi dan orasi budaya di bawah Jembatan Ampera dalam acara “Pentas Seni Suara Rakyat untuk ESP-Win”..
Eddy Santana Putra Teteskan Airmata...
Maklum saja, kedekatan dirinya dengan para ulama sudah terjalin sejak lama. Tak pelak dirinya meneteskan air mata saat melihat langsung jenazah dimandikan...
Profil H.Eddy Santana Putra
Pria kelahiran Pangkal Pinang, 20 Januari 1957 ini merupakan pemimpin yang memiliki kemampuan intelektualitas yang mumpuni, visioner, serta kesederhanaan hidup.
Rabu, 25 Mei 2011
Eddy Santana Putra : Tidak ada Gudang di Tengah Pemukiman Masyarakat
Rabu, 22 September 2010
Adiupaya Puritama Diboyong Palembang Buah Keseriusan Benahi Perumahan
Rabu, 21 Juli 2010
Ir.H. Eddy Santana Putra, MT Ketua Dewan Pengurus HATHI Sumsel
Selasa, 08 Juni 2010
Walikota : Adipura Kerja Keras Kita Semua
“Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih untuk semua warga Palembang. (keberhasilan) Ini berkat kerja keras kita semua,” kata Eddy Santana, Selasa (8/6).
Minggu, 28 Februari 2010
Eddy Santana Putra Pimpin Kembali PDI Perjuangan Sumsel

Hasil Konfrensi Daerah (Komferda) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan yang di selenggarakan, Minggu (28/02/10) di Ball Room Hotel Navotel Jalan R Sukamto Palembang, bahwa Eddy Santana Putra berhasil terpilih menjadi ketua pimpinan daerah PDIP Provinsi Sumatara Selatan (Sumsel) periode 2010-2015.
Rabu, 30 Desember 2009
Eddy Santana Putra: Sering Macet Jalan Kol.H.Burlian Diperlebar
(SMB) II ke kota atau sebaliknya. “Sekarang kan dua jalur untuk tiga kendaraan, tapi nanti bertambah menjadi 4-5 mobil dalam satu jalurnya,” jelas Eddy Santana Putra.
Selasa, 10 November 2009
Inilah Bumi Sriwijaya Kami

Palembang memang dikenal dengan Sungai Musi dan Jembatan Amperanya. Namun sebetulnya masih banyak lagi tempat wisata yang pantas untuk dikunjungi. Apa itu? Ini dia...
Palembang Kota Wisata Air
Apalagi setelahnya menyeruput secangkir kopi di atas Warung Terapung.
Palembang jauh lebih hidup jika malam hari. Wisatawan juga terlihat lebih ramai jika senja telah datang. Cuaca di Palembang memang cukup panas. ”Panas bedengkang,” kata orang Palembang untuk menggambarkan terik matahari yang sangat menyengat. Di malam hari, kawasan wisatawan Benteng Kuto Besak (yang belakangan sering digunakan untuk tempat konser artis ibukota) akan jauh lebih ramai.
Wisata Sejarah Di Palembang
Masih
di kawasan BKB, terdapat dua Museum yang menyimpan beragam jenis
peninggalan kebudayaan dan peninggalan sejarah kota Palembang.
Di
Museum Monpera (Monumen Perjuangan Rakyat), pengunjung dapat melihat
peninggalan peralatan perang, seperti berbagai jenis senjata dan meriam.
Di Museum ini juga tersimpan beberapa jenis mata uang kuno.Keistimewaan utama museum ini adalah bagian atapnya. Jika pengunjung mau sedikit bersusah payah dengan cara menaiki atap gedung dengan menggunakan tangga, maka pengunjung akan disuguhkan pemandangan kota Palembang dari ketinggian.
Sejauh mata memandang, pengunjung dapat melihat keadaan kota Palembang secara menyeluruh.
Pulau Cinta

Pulau
Kemaro di hari biasa memang tidak terlalu ramai. Ini disebabkan biaya
menuju ke sana cukup mahal. Antara 100 hingga 200 ribu. Biaya mahal ini
menjadi tidak terlalu terasa jika digunakan secara berkelompok sehingga
bisa patungan. Palembang Tempat yang Tepat untuk Memanjakan Perut
Untuk makanan berat, Palembang terkenal dengan berbagai macam jenis Pindang (semacam sup dengan racikan bumbu lengkap). Seperti Pindang Tulang, Pindang Patin, Pindang Ayam, Pindang Ikan Gabus dan masih banyak lagi.
Martabak HAR adalah martabak India dengan kuah kari. Dimasak dengan cara khas yang hanya bisa dilakukan oleh sebagian orang saja. Sedangkan Mie Celor adalah Mie yang dicelor (dicelupkan ke air panas beberapa detik saja) yang disajikan bersama kuah yang juga khas.
Waktu yang Tepat untuk Berlibur ke Palembang
Waktu
yang asyik lainnya adalah ketika peringatan hari kemerdekaan. Tepat di
tanggal 17 Agustus, akan diadakan lomba balap perahu tradisional
(dikenal dengan nama Lomba Bidar), Lomba Perahu Hias, Parade Mobil dan
lain sebagainnya. Sedikit Informasi Lagi Mengenai Palembang
Tempat
pariwisata Palembang hanya terpusat di dalam kota. Jadi jika pengunjung
mengharapkan suasana pegunungan atau keindahan pantai, maka Palembang
bukanlah tempat yang tepat.
Walau
tindak kriminal sudah jauh berkurang, dan penjagaan di seputar tempat
wisata sudah makin banyak, tidak ada salahnya pengunjung untuk tetap
berhati-hati. Bagian yang tampak semerawut adalah sektor transportasi
kota. Jadi, Tunggu apa lagi? Segera jejakkan langkah kaki kalian ke Bumi Sriwijaya ini :)
Sumber : http://masfathin.multiply.com/journal/item/206




+.jpg)










