Mega Bakar Semangat Pendukung ESP

"Tidak ada bagi-bagi uang yang dilakukan kader PDI Perjuangan. Jadi jika ada yang lain (kandidat lain) membagi uang, berarti itu uang hasil korupsi. Suami saya orang Sumsel, jadi aku ni pacak bahaso Palembang, wong kito galo...," ujar mantan presiden kelima RI yang orasi politiknya membakar semangat ribuan warga yang hadir kampanye ESP-WIN...

Megawati : Jangan Ada Dusta Diantara Kita

"Jangan ada dusta diantara kita. Jadi pilih nomor satu dan jangan terjual harga diri kita demi bagi-bagi uang," ujar Megawati...

Ken Zuraida Pentas Di Bawah Ampera

SENIMAN Ken Zuraida, istri almarhum WS Rendra, akan membacakan sejumlah puisi dan orasi budaya di bawah Jembatan Ampera dalam acara “Pentas Seni Suara Rakyat untuk ESP-Win”..

Eddy Santana Putra Teteskan Airmata...

Maklum saja, kedekatan dirinya dengan para ulama sudah terjalin sejak lama. Tak pelak dirinya meneteskan air mata saat melihat langsung jenazah dimandikan...

Profil H.Eddy Santana Putra

Pria kelahiran Pangkal Pinang, 20 Januari 1957 ini merupakan pemimpin yang memiliki kemampuan intelektualitas yang mumpuni, visioner, serta kesederhanaan hidup.

Minggu, 13 Januari 2013

ESP dan Calon Bupati Muaraenim Silaturahmi dengan Warga Gelumbang





Ketua Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Eddy Santana Putra, Minggu (13/01/2013), hadir di hadapan warga Kecamatan Gelumbang, Muaraenim, Sumatera Selatan.

Eddy Santana selaku calon Gubernur Sumsel didampingi pasangan calon bupati Muaraenim Syahril Djenalip dan Giri Ramanda Kiemas, bersilaturahmi dengan ribuan warga Gelumbang.

Acara yang berlangsung di Desa Sigam, sekitar lima kilometer dari Kota Gelumbang, menampilkan ustazah Hj Dede Rosyidah atau yang dikenal dengan nama Mama Dedeh.

Minggu, 06 Januari 2013

Rekomendasi Ketua Umum PDI Perjuangan tidak murah

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengatakan bahwa rekomendasi yang diberikannya kepada kader partai untuk menjadi calon kepala daerah tidak murah, karena harus melalui proses panjang.

"Rekomendasi yang dikeluarkan ketua umum PDI Perjuangan bukan rekomendasi yang murah. Rekomendasi itu melalui proses yang cukup panjang," kata Megawati ketika memimpin rapat konsolidasi pemenangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Effendi Simbolon-Jumiran Abdi, di Medan, Sabtu.

PDI Perjuangan, dikemukakan Presiden RI periode 2001-2004 itu, memiliki tahapan sendiri dalam memberikan rekomendasi bagi kader yang ingin mencalonkan diri untuk ikut dalam pemilihan umum kepala daerah (pilkada).

Proses pemberian rekomendasi di PDI Perjuangan, menurut dia, terbagi atas tiga tahap, yaitu penjaringan, penyaringan dan pemberian rekomendasi.

"Saya sering mengatakan, jangan sekali-kali ketika di tahap penjaringan sudah terjadi negosiasi dan transaksional," ujarnya.

Ketidakmudahan memperoleh rekomendasi dari ketua umum tersebut, lanjut dia, dipertegas dengan jenis kertas rekomendasi yang khusus.

"Kertas rekomendasi itu tidak gampang untuk dibuat, bukan kertas yang mudah didapat di toko buku. Itu kertas spesial," ujarnya.

Megawati berada di Medan selama dua hari untuk berkonsolidasi pemenangan Effendi Simbolon dan Jumiran Abdi, yang diusung PDI Perjuangan, Partai Damai Sejahtera (PDS) dan Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sumut.

Selain memimpin rapat konsolidasi, ia juga menjadwalkan kunjungan ke Pesantren Al-Kautsar dan bertemu dengan sejumlah tokoh Tionghoa di Sumut, serta berjumpa dengan kelompok tani di Desa Banyumas, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, untuk memberikan bibit ikan lele piton.


Sumber: Antara.news

Warga Mariana Siap Hantarkan Eddy Santana jadi Gubernur Sumsel


PALEMBANG- Ribuan warga Kelurahan Mariana Kecamatan Bayuasin I tumpah ruah sambut kedatangan Eddy Santana Putra, di lapangan sepak bola H. Juni Said. Sabtu, 5 Januari 2013.


Kedatang Ketua Umum DPD PDI Perjuangan Sumsel Eddy Santana Putra atau ESP ini dalam rangka Tabliq Akbar bersama penceramah kondang mama Dedeh Rosyidah. Disambut hangat oleh warga mariana, tampak ribuan warga tersebut sangat antusias dari pagi menunggu kedatangan ESP dan Mama Dedeh.

Menurut salah satu tokoh masyarakat setempat M. Idrus Matusin ketika diwawancarai mengatakan, Eddy Santana Putra harus jadi Gubernur Sumsel, karena Dia merupakan pemimpin yang visioner sudah terbukti Eddy sukses membagun Kota Palembang, jadi sudah barang tentu dia bisa membawa perubah besar ketika memimpin sumsel nanti, ujarnya.
Dilanjutkan Idrus, ian mengajak seluruh masyarakat Banyuasin khususnya keluarahan Mariana, sugai Gerong untuk bersatu padu memenangkan Eddy Santana Putra menjadi Gubernur Sumsel 6 Juni 2013 mendatang. Serta mendukung Askolani mejadi buapati Banyuasin. Pungkasnya.

Sementara itu ESP disela-sela sambuatannya mengatakan, meminta Doa restu dan dukungan kepada masyarakat mariana, untuk memimlih dan memenangkan Ia jadi gubernur sumsel. “saya tidak berjanji muluk-muluk, tapi jika saya terpilih nanti, program pertama yang saya lakukan di mariana adalah, pembenahan infrasturukrtur jalan, lampu jalan, serta air bersih, tegasnya.

Dalam kegiatan tabliq akbar tersebut juga dihadiri Seketaris DPD PDI Perjuangan Sumsel MA. Gantada (wakil Ketua DPRD Sumsel), Askolani Ketua DPC PDI Perjuangan Banyasin Bakal Calon Bupati Banyuasin serta beberapa fungsionaris DPD PDI Perjuangan Sumsel diantaranya, Fahlevi Maizano, Darmadi Djufri, Ishak Yulian Yusuf, dan Usman Effendi.

Penulis: Ander.

Jumat, 04 Januari 2013

PDI Perjuangan Cari Pendamping Eddy Santana Putra

Eddy Santana Putra  dan MA.Gantada
PALEMBANG - MC PDI Perjuangan Sumsel

PDI Perjuangan Sumsel akan membuka pendaftaran bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur (balon Gub-Wagub) pada pertengahan Januari mendatang.

Demikian disampaikan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumsel, M A Gantada SH.M.Hum, kepada Wartawan, usai menggelar jumpa pers di kantor DPC PDI Perjuangan Palembang di Jalan Radial Palembang, Jumat (4/1/2013).
"Kita harus mengumumkan kandidat pada bulan Februari-Maret. Makanya pada pertengahan Januari ini sudah dibuka pendaftaran," ujarnya.

Meski masih melakukan penjaringan, namun Gantada memastikan bahwa partai banteng moncong putih itu akan mengusung Eddy Santana Putra menjadi balon Gubernur Sumsel.

"Kita terus mencari yang terbaik untuk dapat dapat hasil yang terbaik. Tapi tetap pak Eddy sebagai balon Gubernur-nya. Tidak bisa tidak," tegasnya.

Ia membeberkan jika tak ada syarat khusus bagi PDI Perjuangan terkait penjaringan. Hanya, ia mengatakan akan mencari balon wagub yang dapat bekerja sama.

"Yang terbaik bisa dari unsur apapun. Tidak ada kriteria khusus, yang pasti harus bantu rebut suara dan mampu bergerak sama-sama. Jadi peluang terbuka untuk semua," pungkasnya.
Editor: Ander
Sumber: Sripoku.com

PDI Perjuangan Imbau Kadernya "Pulang Kandang"



Seketaris DPD PDI Perjuangan Sumsel (M.A.Gantada) tengah, saat jumpa pers


PALEMBANG - Beberapa kader PDI Perjuangan Kota Palembang yang terlihat hadir dan mendukung Sarimuda di KPU Palembang, Rabu (2/1/2013), mendapat perhatian serius dari pengurus PDI Perjuangan.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Sumatera Selatan (DPD PDI perjuangan sumsel), Muhammad Aliandra Gantada SH. M.Hum, mengatakan seluruh kader dan simpatisan diinstruksikan untuk memenangkan Ketua DPC PDI Perjuangan kota Palembang yang maju sebagai bakal calon Walikota Palembang, yaitu H. Romi Herton,SH.MH.

"Dalam keputusan DPP, diinstruksi kepada seluruh jajaran partai baik tingkat nasional sampai ke anak ranting untuk mengamankan, menjalankan dan memperjuangkan terpilihnya Romi Herton sebagai Wako Palembang," katanya saat jumpa pers di kantor DPC PDI Perjuangan Palembang di Jalan Radial, Jumat (4/1/2013).

Menurutnya, PDI Perjuangan akan menjalankan aturan Organisasi bila terbukti ada anggotanya yang dianggap membelot dari instruksi.

Namun sebelum itu dilakukan, ia menghimbau kepada kader untuk sadar dan kembali ke partai untuk menjalankan instruksi DPP PDI Perjuangan.

"Kembali lah kepada aturan agar tidak ada sanksi organisasi. Kami mengimbau seluruh kader partai yang masih berada di luar untuk kembali ke kandang mentaati instruksi ini," ujarnya.

Menurut Gantada, dukungan kader partainya ke calon lain hanya karena kesalahanpemahaman.

"Kalau merasa tidak membawa nama partai atau hanya individual, jangan bawa simbol partai. Tapi kan mereka itu kader, jadi wajib hukumnya untuk menjalankan instruksi partai. Kalau mengaku masih di PDI Perjuangan harus loyal terhadap partai. Itu yang benar," tegasnya.

Sumber: Sripoku.com
Editor: Ander

Rabu, 02 Januari 2013

Infrasturuktur 2013 Lebih Bagus

Walikota Palembang
PALEMBANG- Walikota Palembang Ir H Eddy Santana Putra MT mengakui infrasturuktur kota, termasuk sarana jalan dan jembatan belum begitu baik.

Diharapkan, Tahun 2013 semua fasilitas tersebut akan diperbaiki karena sudah masuk dalam perencanaan ABPD. "Masih banyak jalan dan jembatan kondisinya belum baik karena itu tahun depan diprogramkan untuk diperbaiki." kata Eddy Santana Putra, senin malam (31/12) lalu.

Menurutnya, perbaikan infrasturuktur pengendalian banjir program utama pemerintah kota Palembang yang menargetkan tahun 2013 infrasturuktur akan lebih meningkat baik dari kualitas maupun kuantitas.

Sebagai kota Imternasional tentunya penyedian sarana prasarana yang berkualitas menjadi sangat penting sehingga tidak ada jalan dan jembatan yang rusak. Begitu pula dengan bencana banjir dapat dikendalikan secara optimal.
Infrastruktur Kota Palembang

Sebelumnya Kepala Dinas PU Bina Marga dan PSAD Palembang, Darma Budhy menjelaskan, tahun 2013 pihaknya optimis infrasturuktur jalan dan jembatan kualitasnya akan meningkat dan lebih baik.
Pengendalian banjir juga dilaksanakan sesuai dengan program yang mereka siapkan.

Buddy menambahkan tahun 2013 alokasi dana untuk Bina Marga mencapai 75 miliar siap untuk mendukung peningkatan kualitas infrasturuktur dan pengendalian banjir meskipun dinilai belum mencukupi. Namun, paling tidak kenaikan mencapi 50 persen dibandingkan tahun 2012 dari APBD dan anggaran belanja tambahan.

Sumser: Sriwijaya Post.

Hadapi 9 Pemilukada, Masyarakat Sumsel Diminta Tidak Terpecah-Belah

Palembang - Tahun 2013 merupakan tahun politik, mengingat Sumatera Selatan akan menggelar sembilan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada), termasuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan bulan Juni mendatang. 

Bahkan, Palembang sebagai Ibu Kota provinsi ini juga akan menggelar Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota periode 2013 - 2018.

Walikota Palembang Eddy Santana Putra, yang juga maju dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan.

Ia mengharapkan masyarakat Sumatera Selatan, khususnya Kota Palembang, tidak terpecah belah dengan tetap menjaga silahturahmi dan kerukunan antar-daerah serta menghargai pesta demokrasi yang adil, jujur dan harmonis, seperti tidak melakukan politik Black Campaign.

Eddy Santana menilai pemilihan kepala daerah merupakan suatu kewajiban pemilih dalam memilih pemimpin daerahnya yang mesti dilakukan dengan damai dan kondusif, agar mendatang terpilihnya kepala daerah sesuai harapan masyarakat.

"Ini adalah tahun piolitik, baik tingkat lokal, Pilkada Walikota - Wakil Walikota, Gubernur - Wakil Gubernur, ini kita minta masyarakat jangan terpecah belah. Ini hanya suatu keharusan, kewajiban warga negara untuk memimpin pemilihnya," ujarnya.

Eddy Sanatana, yang telah dua kali menjabat sebagai Walikota Palembang, mengaku masih banyak yang perlu dievaluasi terhadap pembanguanan Kota Palembang di tahun ini, seperti pengendalian banjir yang masih terus dilakukan serta bagaimana upaya pemerintah kota untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Sumber: (RRI Palembang)

Langganan