Mega Bakar Semangat Pendukung ESP

"Tidak ada bagi-bagi uang yang dilakukan kader PDI Perjuangan. Jadi jika ada yang lain (kandidat lain) membagi uang, berarti itu uang hasil korupsi. Suami saya orang Sumsel, jadi aku ni pacak bahaso Palembang, wong kito galo...," ujar mantan presiden kelima RI yang orasi politiknya membakar semangat ribuan warga yang hadir kampanye ESP-WIN...

Megawati : Jangan Ada Dusta Diantara Kita

"Jangan ada dusta diantara kita. Jadi pilih nomor satu dan jangan terjual harga diri kita demi bagi-bagi uang," ujar Megawati...

Ken Zuraida Pentas Di Bawah Ampera

SENIMAN Ken Zuraida, istri almarhum WS Rendra, akan membacakan sejumlah puisi dan orasi budaya di bawah Jembatan Ampera dalam acara “Pentas Seni Suara Rakyat untuk ESP-Win”..

Eddy Santana Putra Teteskan Airmata...

Maklum saja, kedekatan dirinya dengan para ulama sudah terjalin sejak lama. Tak pelak dirinya meneteskan air mata saat melihat langsung jenazah dimandikan...

Profil H.Eddy Santana Putra

Pria kelahiran Pangkal Pinang, 20 Januari 1957 ini merupakan pemimpin yang memiliki kemampuan intelektualitas yang mumpuni, visioner, serta kesederhanaan hidup.

Sabtu, 08 Desember 2012

Tim Pemenangan ESP Ingatkan untuk tak Memulai "NegativeCampaign"

PALEMBANG - Ketua Tim Pemenangan Eddy Santana Putra (ESP), MA Gantada SH M.Hum, Sabtu (8/12/2012), mengingatkan semua bakal calon gubernur Sumatera Selatan dan pendukungnya untuk tidak memulai permainan kampanye negatif (negative campaign).

Kampanye negatif apalagi black-campaign (menjelek-jelekkan) ditujukan terhadap calon lain, bukan hanya tidak mendidik kehidupan berpolitik yang demokratis, tetapi juga merugikan masyarakat Sumatera Selatan secara keseluruhan.

Pernyataan ini disampaikan setelah ditemukan tulisan yang bernada mendiskreditkan bakal calon Gubernur Sumsel Eddy Santana Putra.

Tim pemantau ESP mendapati coretan di pagar seng tanah warga di Jl Cipto, Bukitbesar, Kecamatan Ilir Barat-I.

Tulisan vandalis ini telah mengotori situasi kondusif menjelang pemilihan Gubernur Sumsel yang akan berlangsung 6 Juni 2013 mendatang.

"Ini sudah masuk kategori black (campaign). Kita akan sikapi secara serius," kata Gantada kepada Sripoku.com, ketika dihubungi sedang berada di Jakarta.

Menurut Gantada, perilaku dan permainan bakal calon gubernur bukan hanya tidak mendidik, tetapi dikhawatirkan memancing kemarahan calon lainnya.

Selama ini, Tim ESP dan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Sumsel tidak bereaksi atas pencopotan atribut ESP dan partai di berbagai lokasi. Di antaranya di kawasan Ogan Komering Ilir sampai OKU-Timur, dan pencurian atribut partai di kawasan Kertapati.

Dikatakan, pihaknya sudah mendapat laporan siapa yang mulai melakukan kecurangan.

Termasuk rekaman kamera video pihak mana yang melakukan vandalis dan melakukan kampanye negatif.

Sumber: Sripoku.com

Jumat, 07 Desember 2012

ESP Raih Penghargaan Bidang Perindustrian


Jakarta-Wali kota palembang, Ir H Eddy Santana Putra MT, Kemarin (7/12) Kembali menerima penghargaan dari Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono.

Kali ini orang nomor satu di Palembang tersebut mendapatkan penghargaan bidang perindustrian kategori Cinta Karya Bangsa. Penghargaan diserahkan langsung oleh Presiden RI Soesilo Bambang Yuhdoyono, di Istana Negara. Total ada 77 penerima dari enam jenis Penghargaan.

Wako Eddy Santana Menerima Penghargaan Dari Presiden RI,
Soesilo Bambang Yudhoyono
Wako Eddy mengatakan, sangat bersyukur dengan kembali berhasilnya Palembang menerima penghargaan. “ ini semua berkat kerja keras semua pihak. Kami memang terus menggalakkan penggunaan produksi dalam negeri setiap kegiatan,” kata orang nomor satu di Palembang ini.

Sementara Kepala badan Pengkajiaan dan Kebijakan Iklim dan Mutu Industri Kemntrian Perindustrian, Ariyanto Sagala mengatakan, Penghargaan itu diberikan sebagai upaya untuk mempertahankan dan meningkatkan pertumbuhan industri nasional, sekaligus untuk memotivasi dunia usaha.

Ada enam jenis penghargaaan meliputi penghargaan upakarti, rintisan teknologi desain tebaik Indonesia, kreasi prima mutu, anugrah cinta karya bangsa, dan penghargaan industri hijau.

Untuk Penghargaan upakarti diterima 26 penerima dengan rincian sembilan penerima untuk jasa pengabdian, sembilan jasa kepeloporan, dan delapan jasa kepedulian,” ujar Ariyanto.

Sumber : Koran Palembang Pos.

Rabu, 05 Desember 2012

Eddy Santana Jadi Pembicara di Konferensi Anti Korupsi

JAKARTA - Walikota Palembang, Eddy Santana Putra, menjadi salah satu pembicara pada Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK) 2012.Pertemuan ini diikuti pejabat di lingkungan kantor Kementerian, Lembaga dan lembaga tinggi negara,lembaga pemerintah non-Kementerian.


Konferensi yang berlangsung Rabu (5/12/2012) di Jakarta, juga diikuti komisi negara, pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN)bumn, dan organisasi kemasyarakatan. Konferensi juga diikuti farksi di DPR RI, partai politik, akademisi.

Dihadiri pula lembaga dunia, seperti Direktur World Bank, UNOCD, team leader GIZ, USAID dan pimpinan organisasi profesional di bidang Perekonomian; Termasuk juga IDI (Ikatan Dokter Indonesia).

Selasa, 04 Desember 2012

Pemkot Palembang Rancang Kartu Pintar untuk Anak Kurang Mampu

PALEMBANG -- Pemkot Palembang melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) akan merancang konsep kartu pintar yang diperuntukkan bagi anak tidak mampu. Meski belum jelas seperti apa bentuk dan sistem kartu pintar ini, namun diharapkan bisa menjadi salah satu jaminan mendapatkan pendidikan layak di Bumi Sriwijaya ini.

 "Kita ingin anak-anak kita yang kurang mampu mendapatkan pendidikan berkualitas dengan kartu ini. Sementara kita pelajari dulu seperti apa nantinya," ujar Walikota Palembang H Eddy Santana Putra dibincangi usai menjadi keynote speaker Seminar Teaching Revolution di OPI Convention Center Jakabaring, Selasa (4/12/2012).

Dijelaskan, pengembangan kartu pintar ini dilakukan agar semua anak bisa menikmati pendidikan. Saat ini, kata Eddy, Angka Partisipasi Kasar (APK) anak di usia SD sudah 106 persen, APK SMP 103 persen dan APK SMA 98,12 persen. Salah satu upaya untuk meningkatkan APK SMA adalah dengan menambah ruang kelas baru (RKB). Tahun ini, pihaknya menambahkan RKB di 13 sekolah dengan dana Rp 100 miliar.

"Tahun 2013, kita anggarkan lagi Rp 100 miliar untuk menuntaskannya," ujar Eddy.

Tak hanya peningkatan APK sekolah, pihaknya sudah merumuskan kebijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas lulusan sekolah seperti pembangunan ruang perpustakaan, pengadaan meubeler seperti meja dan kursi, rehab laboratorium MIPA, pengadaan buku teks pelajaran, pengembangan sistem manajemen mutu ISO:2008 dan sharing program sekolah gratis. Menurutnya, konsep pendidikan juga harus modern dan tidak lagi konvensional. Dengan konsep modern, metode pembelajaran diubah lebih menyenangkan. Dengan begitu, suasana kelas tidak lagi dibuat satu arah namun
moving class.

"Ini yang akan kita tuju, di sekolah pendidikannya lebih menarik, bisa dilakukan dengan cara permainan sehingga pelajaran matematika lebih mudah dan menyenangkan. Interaksi guru dan murid pun harus di ubah," jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Palembang Riza Fahlevi menambahkan, anggaran Rp 100 miliar untuk pendidikan ini digunakan untuk berbagai aspek seperti pelatihan guru ke Universitas Ciputra, beasiswa pendidikan 108 calon guru MIPA ke Surya Institute dan penambahan RKB.

"Penambahan RKB ini untuk 7 sekolah, masing-masing sekolah akan ditambah 18 ruang. Artinya, minimal kita akan menambah 126 RKB," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Riza juga mengharapkan ke depan para guru lebih semangat dalam menyongsong dinamika dan perubahan zaman. Apalagi tahun depan, kurikulum pendidikan juga akan berubah.

"Tidak perlu mengkhawatirkan perubahan kurikulum. Kalau guru menguasai materi dan strategi belajar mengajar dengan baik, kurikulum apa pub pasti bisa dijalankan," tandasnya.

sumber : http://palembang.tribunnews.com

Senin, 03 Desember 2012

Eddy Santana Perkenalkan Pelestarian Songket Palembang

Eddy Santana (kanan) mengamati kain songket Palembang
SRIPOKU.COM, JAKARTA - Walikota Palembang Eddy Santana Putra memperkenalkan Ibu Hasanah, perajin kain tenun songket Palembang dalam forum Dies Natalis Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB-UI), Senin (3/12/2012).

Ibu Hasanah akan menerima penghargaan sebagai tokoh pelestari budaya, khusus tenun songket Palembang.

Ibu Hasanah, penenun songket yang ternyata menyimpan master dan pola dasar songket Palembang yang diberi judul tentang alam, mulai dari hewan dan motif tumbuhan.

Di hadapan Dekan FIB-UI Bambang Wibawarta dan civitas akademika, Eddy Santana mengajak FIB-UI terus menggali.

"Silakan datang. Kita akan fasilitasi untuk kepentingan ilmiah," kata Eddy Santana, dalam presentasi dengan tema: " Dari Imperium Sriwijaya Menuju Palembang Kini".

Ia mengajak semua pihak melakukan sesuatu untuk pelestarian songket di Sumsel.

"Saat ini mulai banyak perajin. Ibu Hasanah melestarikan motif-motif kain tenun songket tua," katanya.

"Terima kasih kepada FIB-UI yang telah mengangkat budaya Sumatera Selatan," katanya.

Sumber: Sripoku.com

Eddy Santana Keynote Speaker di Universitas Indonesia

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Walikota Palembang Eddy Santana Putra, Senin (3/12/2012) pagi, tampil penjadi pembicara kunci (keynote speaker) di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, kampus Depok, Jawa Barat.

Eddy Santana berbicara masalah budaya di Sumatera Selatan dalam acara pekan Dies Natalis FIB-UI.
Dalam rangkaian kegiatan dies natalis ini, ditampilkan hasil tenun kain songket Palembang yang menjadi tema pokok.

Karya tenun tradisional yang bertajuk "Pameran Kain: Pelangi Budaya Bumi Sriwijaya".
Walikota tiba di kampus disambut Dekan FIB, Prof Bambang Wibawarta.

Dalam perbincangan dekan menyebutkan, FIB-UI saat ini memiliki sekitar 4.000 mahasiswa tingkat strata-1 hingga mahasiswa program doktoral.
Sumber: Sripoku.com

Sabtu, 01 Desember 2012

Berita Foto : Kejuaraan Memancing Internasional Musi 2012

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekononomi Kreatif Sapta Nirwandar Dan Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra melepas ikan belido ke Sungai Musi Palembang tanda dimulainya Kejuaraan Memancing Internasional Musi 2012, Sabtu (1/12). Kejuaraan ini diikuti 400 peserta dari dalam dan luar negeri diantaranya Australia, Brazil, dan Amerika Serikat.
Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra menunjukkan Piala Lomba Kejuaraan Memancing Internasional Musi 2012 yang akan diberikan kepada para pemenang. Kejuaraan ini diikuti 400 peserta dari dalam dan luar negeri diantaranya Australia, Brazil, dan Amerika Serikat. 





Para peserta Kejuaraan Memancing Internasional Musi 2012 bersiap mengikuti perlombaan yang akan berlangsung tanggal 1-2 Desember2012 di Sungai Musi Palembang, Sabtu (1/12). Kejuaraan ini diikuti 400 peserta dari dalam dan luar negeri diantaranya Australia, Brazil, dan Amerika Serikat.
 

Hasil tangkapan: Panitia Lomba Kejuaraan Memancing Internasional Musi 2012 memeriksa ikan hasil pancingan peserta. Setelah menilai seksama sesuai dengan kreteria ditetapkan, peserta yang mendapat ikan tapa seberat 6,2 kilogram menjadi pemenang.

Langganan